Kamis, 05 Desember 2019

Panduan Sebelum Anda Pasang CCTV di Rumah

FastCam - Kejahatan bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Tak terkecuali di dalam rumah, terlebih rumah mewah yang menjadi incaran para pelaku kejahatan. Kejahatan juga bisa dilakukan oleh siapa saja. Mungkin saja orang terdekat yang tak pernah Anda sangka-sangka.

Aksi kejahatan bisa terekam dengan adanya kamera pengintai yang dipasang di TKP. Kamera yang biasanya dipasang untuk sistem keamanan di rumah maupun di gedung atau tempat lainnya biasa kita sebut dengan CCTV (Sistem Closed Circuit Television). Dengan alat tersebut, Anda dapat mengetahui detail kejahatan hingga sosok pelaku dari hasil rekaman.




CCTV bisa menjadi barang bukti yang kuat untuk kepolisian dalam mengungkap sebuah kasus kejahatan. Sistem keamanan tersebut kini telah terpasang di berbagai tempat seperti instansi pemerintah, swasta, ATM umum, pertokoan dan lain sebagainya. Bahkan, saat ini tak jarang rumah individu maupun apartemen juga dipasang CCTV untuk berjaga-jaga.
Dengan adanya kamera CCTV, setiap pergerakan yang terjadi di dalam rumah akan terekam. Pergerakan orang asing  yang datang bertamu juga ikut terekam. Sistem pengamanan ini membuat pemilik rumah sedikit lebih tenang meninggalkan rumahnya. Juga untuk mengamankan penghuni rumah dari gangguan orang asing. Pelaku kejahatan yang sadar akan adanya CCTV, kemungkinan besar akan mengurungkan niatnya karena takut terekam. 

Meski demikian, pemasangan CCTV tidak bisa dilakukan sembarangan. Jika terdapat kesalahan dalam pemasangan, sistem tak akan berfungsi dengan baik. Akibatnya, pemasangan CCTV akan sia-sia dan tidak mampu menjadi pengaman untuk melindungi rumah dari kejahatan. 

Anda harus memperhatikan beberapa hal sebelum memasang kamera CCTV. Hal tersebut di antaranya; memastikan kebutuhan, memilih jenis kamera, dan menentukan letak pemasangan. 

Dalam artikel ini, kami akan memberikan panduan kepada Anda sebelum pasang CCTV di rumah, yang kami sadur dari situs properti terbaik Rumah123.com

1. Pastikan dahulu penempatannya

Jenis CCTV yang akan ditempatkan di indor berbeda dengan CCTV yang akan diletakkan di outdor. Maka dari itu, Anda harus mengetahui area mana saja yang akan dipasang CCTV. Jika area yang akaj dipasang CCTV adalah area outdoor, maka Anda harus memilih kamera CCTV yang memiliki perlindungan khusus dari panas dan hujan, misalnya CCTV yang terbuat dari stainless steel.

2. Memilih CCTV dengan fitur infrared

Jika Anda ingin menempatkan kamera CCTV diuangkan yang gelap, maka Anda harus memilih kamera CCTV yang memiliki fitur infrared. Dengan fitur tersebut, kamera CCTV dapat menangkap gambar dari ruangan yang minim penerangan. 

3. Sesuaikan dengan kebutuhan

Jika Anda ingin pasang CCTV di rumah hanya untuk memantau aktivitas pergerakan saja, maka kamera CCTV analog cukup bagi Anda. Kamera CCTV analog biasanya dipasang di rumah Tapi jika Anda membutuhkan rekaman aktivitas secara detail demi suatu kepentingan, maka Anda membutuhkan kamera CCTV digital. Kamera digital mampu menangkap gambar dengan kualitas baik dan tajam.

4. Memilih jenis CCTV sesuai budget

Kualitas setiap barang sudah pasti menentukan harga jual. Begitu juga dengan CCTV, semakin bagus kualitasnya, maka akan semakin mahal harganya. Harga CCTV analog lima kali lebih murah dibandingkan CCTV digital. Jadi, sebelum Anda membeli, pastikan budget yang Anda miliki agar tidak terkesan membuang-buang uang. Jika Anda ingin memasang CCTV di lima area dalam rumah, tentunya CCTV analog lebih kami rekomendasikan daripada CCTV digital. 

Setelah mengetahui beberapa panduan di atas, Anda sudah mantap pasang CCTV di rumah Anda?


EmoticonEmoticon